Arsene Wenger Ogah Jadi Pengkhianat, Tolak Latih Klub Inggris

2

Arsene Wenger tegaskan ogah jadi pengkhianat dengan melatih klub Liga Inggris selain Arsenal. Ingin kerja lagi jadi pelatih, namun dirinya akui harus pergi dari negara tersebut ke gelaran negara lain.

Sosok manajer sepuh asal Prancis, Arsene Wenger, sudah harus mengakhiri petualangan panjang bersama Arsenal selama 22 tahun lamanya. Wenger menyatakan tidak akan mau melatih klub Inggris lainnya sebagai bukti cinta mati pada kubu Meriam London.

Setelah lama harus bersabar, fans Arsenal dikejutkan oleh pengumuman pengunduran diri Arsene Wenger yang disampaikan pada akhir bulan lalu, dan akan segera berlaku pada akhir musim ini juga. Sampai sekarang kabar mengenai pengganti Wenger terus menghangat. Patrick Vieira, Mikel Arteta, hingga Luis Enrique jadi deretan nama yang mulai diapungkan.

Arsene Wenger lantas menegaskan jika dirinya masih belum berhenti untuk jadi seorang pelatih dengan segudang pengalamannya. Meski ingin melatih kembali, kecintaan dirinya kepada Arsenal sampai membuat dirinya tak sudi latih klub Liga Inggris lainnya.

Advertisement

“Sekarang juga, bila ingin bisa terus bekerja, saya mau tak mau harus keluar dari negara ini. Saya punya firasat malah akan mengkhianati klub dengan terus bertahan di tanah Inggris. Semua orang mungkin akan semakin merasa saya mengkhianati apa yang telah susah payah dibangun di sini (Arsenal),” ujar Wenger melalui situs resmi Arsenal, dilansir dari Goal.

“Itulah bentuk masalah yang lagi saya hadapi saat ini juga. Inilah klub saya, hati saya akan ada di sini selamanya juga. Seperti yang sudah saya bilang dalam pidato setelah pertandingan melawan Burnley, saya sekarang adalah penggemar setia,” pungkasnya dengan bangga.

Sekedar kaleidoskop, Arsene Wenger sendiri dahulu kala memulai masa baktinya bersama Arsenal pada tahun 1996 silam. Sejak merapat ke kubu Meriam London, sang manajer telah mempersembahkan total 17 gelar kepada The Gunners dan suporter setia mereka.

Comments are closed.