Fakta Sejarah Terciptanya Kartu Merah dan Kartu Kuning

25

 Harus diakui, sepakbola masih merupakan olahraga yang paling digandrungi di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik dan juga skil dan berbagai macam taktik ini memang sangat seru untuk ditonton.

Namun, dengan mengandalkan kekuatan fisik tersebut, tidak jarang banyak sekali terjadi benturan antar pemain, hingga akhirnya wasit memberi peringatan dengan mengeluarkan kartu kuning ataupun merah jika pelanggaran yang dilakukan oleh pemain tersebut terlampau berbahaya.

Tetapi, pernahkah anda bertanya-tanya tentang asal usul kartu kuning dan kartu merah yang ada di pertandingan sepakbola?

Battle of Santiago - Pada saat Piala Dunia 1962 di Chile, terjadi perkelahian antara kubu Chile vs Italia, sang wasit Ken Aston asal Inggris mengusir keluar Giorgio Ferrini, tapi sang pemain tidak tahu maksudnya, dari situ tercptalah kartu merah dan kuning.

Awal Terciptanya Karena Kendala Bahasa

Inspirasi awal terciptanya kartu kuning dan kartu merah bermula saat perempat final Piala Dunia 1966. Dimana saat itu mempertemukan tuan rumah Inggris menghadapi Argentina, yang dipimpin wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein.

Saat laga berlangsung, kapten Timnas Argentina, Antonio Rattin melakukan pelanggaran yang cukup berbahaya, hingga akhirnya ia di keluarkan dari lapangan. Namun, karena wasit asal Jerman itu hanya memahami bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya tersebut. Akhirnya Rattin tidak memahami apa maksud wasit tersebut. Alhasil, iapun tidak meninggalkan lapangan.

Advertisement

Melihat kondisi tersebut, wasit yang ikut bertugas kala itu, Ken Aston memasuki lapangan dan mencoba menjelaskan kepada Rattin dengan menggunakan bahasa Spanyol, bahwa sesungguhnya ia telah dikeluarkan dari lapangan pertandingan.

Ini Sejarah Terciptanya Kartu Kuning dan Merah Pada Sepak Bola
The Sun

Comments are closed.