Perkenalkan Mario Mandzukic, Pemain Tua yang Patahkan Hati Inggris

4

Berita Terbaru Jika Mario Mandzukic punya Instagram atau Twitter, pasti dibanjiri ancaman mati dan ujaran kebencian dari fans Inggris. Gol kemenangannya pada laga semifinal Kamis dinihari menyingkirkan Inggris dari mimpi mereka.

Kroasia menang 2-1 atas Inggris melalui babak extra time pada laga semifinal kedua Piala Dunia 2018, Kamis. Gol cepat The Three Lions pada menit 4 dibalas oleh Ivan Perisic melalui sundulan kepala menit 67 yang memaksa laga dilanjutkan dengan extra time 2×15 menit. Pada babak waktu tambahan inilah Mario Mandzukic mencetak gol kemenangan pada menit 109. Gol bertahan sampai akhir dan jutaan suporter Inggris patah hati.

Siapakah Mandzukic? Dia striker Juventus, klub Liga Italia ke mana Cristiano Ronaldo memastikan pindah, kemarin. Dia kelahiran 21 Mei 1986, jadi usianya sudah cukup tua untuk ukuran sepak bola, yakni 32 tahun. Tapi di Serie A lebih banyak lagi pemain berusia lanjut, satu faktor yang menyebabkan Ronaldo pindah ke Turin.

Selain menjadi pencetak gol yang produktif, ia dikenal karena kontribusinya di lini defensif dan kekuatannya berebut bola di udara. Namun golnya pada menit 109 merupakan hasil kecepatan pikirannya menyambar umpan lambung di dalam kotak dengan kaki kirinya.

Advertisement

Pada tingkat internasional, Mandzukic melakukan debutnya untuk Kroasia pada November 2007 di bawah manajer Slaven Bilic. Dia telah berpartisipasi dalam empat turnamen besar, Euro 2012, Piala Dunia 2014, Euro 2016 dan Piala Dunia 2018, membuat lebih dari 70 penampilan internasional. Dengan 30 gol dalam 82 penampilan, ia adalah pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa, di belakang Davor Šuker. Ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Kroasia Tahun 2012 dan 2013. Golnya yang memastikan Inggris tersingkir mungkin akan memberikan gelar yang sama untuk tahun ini.

Comments are closed.